Presiden Prabowo Subianto kembali mengubah susunan Kabinet Merah Putih pada Senin, 14 September 2026. Perombakan kabinet keenam sejak pemerintahan Prabowo-Gibran dimulai pada Oktober 2024 itu terutama ditandai dengan pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara.
Suahasil dilantik sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta. Sebelumnya, ia menjabat Wakil Menteri Keuangan dan pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan. Ia menjadi Menteri Keuangan ketiga pada pemerintahan Prabowo setelah Sri Mulyani Indrawati dan Purbaya Yudhi Sadewa.
Setelah pelantikan, Suahasil menyatakan akan menjaga kesehatan dan kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia juga memastikan defisit anggaran tetap berada dalam batas yang telah ditetapkan. Pemerintah menyebut pengelolaan keuangan negara di bawah Suahasil akan diarahkan pada APBN yang sehat, kredibel, dan berdampak bagi masyarakat.
Susunan menteri koordinator
Selain mengganti Menteri Keuangan, pemerintah menetapkan susunan menteri koordinator dalam Kabinet Merah Putih sebagai berikut:
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan: Yusril Ihza Mahendra; Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto; Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Pratikno; Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan: Djamari Chaniago.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan: Agus Harimurti Yudhoyono; Menteri Koordinator Bidang Pangan: Zulkifli Hasan; serta Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat: Abdul Muhaimin Iskandar.
Daftar menteri Kabinet Prabowo-Gibran
Menteri Sekretaris Negara: Prasetyo Hadi; Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin; Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian; Menteri Luar Negeri: Sugiono; Menteri Agama: Nasaruddin Umar; Menteri Hukum: Supratman Andi Agtas; Menteri Hak Asasi Manusia: Natalius Pigai; Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan: Agus Andrianto.
Menteri Keuangan: Suahasil Nazara; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah: Abdul Mu’ti; Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi: Brian Yuliarto; Menteri Kebudayaan: Fadli Zon; Menteri Kesehatan: Budi Gunadi Sadikin; Menteri Sosial: Saifullah Yusuf; Menteri Ketenagakerjaan: Yassierli; Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia: Muhktarudin.
Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita; Menteri Perdagangan: Budi Santoso; Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Bahlil Lahadalia; Menteri Pekerjaan Umum: Raden Dodi Hanggodo; Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman: Maruarar Sirait; Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal: Yandri Susanto; Menteri Transmigrasi: Iftitah Suryanegara; Menteri Perhubungan: Dody Purwagandhi.
Menteri Komunikasi dan Digital: Meutya Hafid; Menteri Pertanian: Amran Sulaiman; Menteri Kehutanan: Raja Juli Antoni; Menteri Kelautan dan Perikanan: Sakti Wahyu Trenggono; Menteri Agraria dan Tata Ruang: Nusron Wahid; Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional: Rachmat Pambudy; Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Rini Widiantini.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Berencana Nasional: Wihaji; Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup: Mohammad Jumhur Hidayat; Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Penanaman Modal: Rosan Roeslani; Menteri Koperasi: Ferry Juliantono; Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah: Maman Abdurrahman.
Menteri Pariwisata: Widianti Putri; Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif: Teuku Riefky Harsya; Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Arifatul Choiri Fauzi; Menteri Pemuda dan Olahraga: Erick Thohir; serta Menteri Haji dan Umrah: Mochamad Irfan Yusuf.
Pergantian Purbaya oleh Suahasil menjadi perhatian utama dalam reshuffle kali ini karena merupakan pergantian kedua pada posisi Menteri Keuangan selama pemerintahan Prabowo.












