Berita  

Kisah Sejarah Hubungan Prabowo dan Raja Yordania

Raja Yordania Abdullah Bin Al-Hussein (Abdullah II) akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia hari ini. Dalam kunjungannya, Raja Abdullah II akan bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto dan perwakilan dari Danantara Indonesia. Keduanya juga akan menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman bilateral sebagai bagian dari pembicaraan mereka. Kunjungan Raja Abdullah II ke Indonesia merupakan bagian dari tur ke sejumlah negara di Asia, termasuk Jepang, Vietnam, Singapura, dan Pakistan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah mengunjungi Yordania pada April 2025 dan bertemu dengan Raja Abdullah II di Istana Al Husseiniya, Amman. Kedua tokoh ini telah menjalin persahabatan sejak muda, karena keduanya merupakan alumni sekolah ranger prestisius Angkatan Darat Amerika Serikat Fort Benning. Pertemuan pertama mereka terjadi pada 4 Desember 1995 saat pelantikan Prabowo sebagai Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Keduanya memiliki latar belakang yang sama di dunia militer, dengan Prabowo sebagai Danjen Kopassus dan Raja Abdullah II sebagai Komandan Pasukan Khusus Yordania. Persahabatan mereka terus berkembang bahkan setelah Prabowo meninggalkan Indonesia pada tahun 1998 dan mengasingkan diri ke Yordania. Keduanya kembali bertemu pada tahun 2014 saat Raja Abdullah II berkunjung ke Indonesia.

Saat ini, keduanya menjabat sebagai kepala negara masing-masing, dengan Abdullah II di atas takhta Yordania sejak 1999 dan Prabowo dilantik sebagai Presiden RI pada 2024. Kunjungan Raja Abdullah II ke Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kerja sama antara kedua negara dan memperkuat hubungan diplomatik di masa depan.

Source link

Exit mobile version