Yusuf Permana, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, menjadi perbincangan publik setelah mengembalikan ID Pers Istana kepada wartawan CNN Indonesia berjudul Diana Valencia. Tindakan tersebut dilakukan setelah Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Setpres mencabut ID Pers wartawan itu akibat pertanyaan yang diajukan terkait Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden RI Prabowo Subianto. Erlin Suastini, Kepala BPMI, telah meminta maaf kepada Diana dan pihak CNN Indonesia dalam pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Yusuf Permana menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak akan terulang dan Biro Pers dan Media menyesal telah menarik ID wartawan tersebut.
Sebagai Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres, Yusuf Permana adalah salah satu dari 24 pejabat baru yang dilantik oleh Menteri Sekretaris Negara pada 29 November 2024. Lahir pada 24 September 1975 di Jakarta, ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Gunadarma. Sebelum menjabat sebagai Deputi, ia merupakan Kepala Biro Protokol Setpres. Sebelumnya, Yusuf Permana pernah menjadi staf pribadi almarhum Taufiq Kiemas, suami dari Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, serta menjabat sebagai komisaris di beberapa perusahaan pelat merah.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2023 yang disampaikan kepada KPK, total kekayaan Yusuf Permana mencapai Rp13,33 miliar. Harta terbesarnya berasal dari tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp11,5 miliar di Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, dan Tangerang. Selain itu, ia juga memiliki satu unit mobil Mitsubishi Pajero tahun 2010, surat berharga, serta kas dan setara kas senilai Rp1,55 miliar. LHKPN ini dilaporkan ketika ia masih menjabat sebagai Kepala Biro Protokol Setpres.












