Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan bahwa pabrik-pabrik penggilingan beras skala besar akan memerlukan izin khusus. Ia menegaskan komitmennya untuk melindungi masyarakat dari para spekulan yang memanfaatkan kesulitan rakyat untuk keuntungan yang berlebihan, dengan menyatakan bahwa tak seorang pun – bahkan kepentingan bisnis terbesar sekalipun – di atas hukum. Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah akan menerapkan kebijakan yang lebih ketat yang mensyaratkan operasi penggilingan beras skala besar untuk memperoleh izin khusus. Ia menekankan bahwa industri-industri yang krusial bagi mata pencaharian rakyat harus tetap berada di bawah kendali negara, sesuai dengan amanah para pendiri bangsa. Ini merupakan warisan dari Bung Karno, Bung Hatta, dan Bung Sjahrir, yang diyakininya berdiri di pihak kebenaran. Prabowo memperingatkan bahwa bisnis yang menyimpan barang-barang penting selama kelangkaan atau volatilitas harga bisa menghadapi hukuman penjara hingga lima tahun atau denda maksimal 50 miliar rupiah (sekitar $3 juta). Ia juga menekankan bahwa pabrik-pabrik penggilingan beras skala besar harus memperoleh izin khusus dari pemerintah untuk tetap beroperasi di sektor ini, demi melindungi hak rakyat atas beras dalam jumlah yang tepat, kualitas yang baik, dan dengan harga terjangkau. Jika tidak, pemain besar tersebut diharapkan beralih ke industri lain daripada mencampuri kebutuhan dasar rakyat.
Prabowo Vows to Hold Powerful Accountable as President
Read Also
Recommendation for You

Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, kembali ke tanah air setelah menghadiri perayaan 80 Tahun Kemenangan…

Presiden Prabowo Subianto telah kembali ke Indonesia setelah mengunjungi Beijing dalam rangkaian acara Perayaan 80…

Pertemuan antara Prabowo Subianto dan Xi Jinping di Beijing merupakan langkah penting dalam memperkuat hubungan…

Pada 3 September, Presiden Tiongkok Xi Jinping menerima kunjungan Presiden Indonesia Prabowo di Balai Agung…

Pimpinan DPR telah menerima dan merespons kekhawatiran yang disampaikan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan…

