Prabowo Subianto meluncurkan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebagai upaya untuk memperkuat ekonomi pedesaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa. Kopdes Merah Putih dianggap sebagai langkah monumental menuju era baru pembangunan berbasis desa yang menunjukkan kedaulatan rakyat dalam mengelola sumber daya mereka sendiri. Adita Irawati dari Kantor Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office (PCO) menyatakan bahwa Kopdes Merah Putih akan membantu masyarakat desa merasakan kemerdekaan ekonomi dan menjadi jembatan menuju pemberdayaan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.
Meskipun demikian, desa dan kelurahan di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar dan perkembangan ekonomi lokal. Presiden Prabowo Subianto telah membentuk 80.081 Kopdes Merah Putih sebagai langkah strategis untuk membangun ekonomi kerakyatan yang inklusif dan adil. Program ini merupakan implementasi dari Asta Cita ke-3 yang menempatkan koperasi sebagai penggerak ekonomi desa, dengan tujuan membuka lapangan kerja, mendorong kewirausahaan, dan memperkuat sentra produksi rakyat secara berkesinambungan.
Ketua Kopdes Merah Putih Desa Cileunyi Wetan, Dedi Nurendi, menyatakan bahwa koperasi telah membantu masyarakat lokal dalam mengatasi tantangan ekonomi. Kopdes Merah Putih dianggap sebagai solusi atas kebutuhan ekonomi masyarakat, dengan nilai gotong-royong yang ditanamkan dalam setiap aktivitas koperasi. Konsep koperasi ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat desa, menjadikannya lebih mandiri dan sejahtera secara ekonomi.


