Wilfrida Honors Prabowo with ‘Merah Prima Bowo’ Name

Wilfrida Soik, seorang mantan pekerja migran Indonesia di Malaysia yang dibebaskan dari hukuman mati pada tahun 2015, memberikan nama anaknya, Merah Prima Bowo sebagai penghormatan kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto, yang memainkan peran penting dalam memastikan pembebasannya. Dalam percakapan dengan Menteri Perlindungan Tenaga Kerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, Wilfrida menyatakan kebahagiaannya yang mendalam karena kini dapat hidup normal bersama keluarganya di tanah air. Dia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Prabowo yang datang sebagai malaikat penolong saat Wilfrida tidak memiliki siapa-siapa. Menteri Karding menjelaskan bahwa pemberian nama anaknya, Merah Prima Bowo adalah cara Wilfrida untuk menunjukkan rasa terima kasihnya kepada Prabowo atas perlindungan yang diberikan. Wilfrida Soik, asal Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), bekerja di Malaysia pada tahun 2010 ketika dia membunuh majikannya dalam tindakan pembelaan diri setelah mengalami penyalahgunaan. Ditangkap oleh polisi, persidangannya dimulai tahun 2013. Setelah dinyatakan bersalah atas pembunuhan, dia divonis hukuman mati. Namun, Prabowo secara pribadi turun tangan dalam kasusnya, menghadiri sidangnya di Malaysia dan mempekerjakan pengacara terkenal Malaysia, Tan Sri Mohd. Shafee untuk membela dirinya. Berkat upaya hukum ini, Wilfrida dibebaskan dari hukuman mati pada tahun 2015.

Source link